Categories
Berita

TERPESONA TENUN SENGKANG Bag2

Karena berwarna cerah, kata dia, kain tenun Sengkang enak dipadupadankan dengan atasan polos, seperti kaus hitam, yang hari itu ia kenakan. Dari sekian koleksinya, ada selembar kain bekas yang ia beli dari Mufdah Kalla, istri Jusuf Kalla. Kain itulah yang ia kenakan saat pengambilan gambar dan pemotretan untuk poster flm tersebut. ”Tadinya punya Bu Ida. Akhirnya boleh saya beli dengan rayuan yang sangat manis,” ujar Mini. Pengetahuan Mini tentang kain tenun Sengkang pun bertambah karena selama proses pengambilan gambar ia dikenalkan pada beberapa jenis kain dan proses pembuatannya. Ia juga ketagihan mengontak Mufdah Kalla, bertanya tentang kain-kain baru. ”Saya belum lama pesan kain Lagosi, kain dengan dasar warna hitam dengan corak bunga besar dijahit pakai teknik kristik. Itu jenis kain lama,” katanya bersemangat.

Categories
Teknologi

Interface Multimedia Di Balik Kemudi Buatan Autotrade Gold

Interface Multimedia Di Balik Kemudi Buatan Autotrade Gold – Audi melakukan terobosan dengan membuat speedometer dengan interface multimedia. Dengan teknologi dari NVidia, berbagai informasi bisa ditampilkan dalam bentuk visual yang detail. Saat ini, berbagai aplikasi pintar untuk mendukung Anda dalam berkendara sebagian besar masih terpu sat dalam Infotainment system di tengah dashboard. Namun Audi mulai melakukan terobosan. Dimulai dari model Audi TT dan TTS Coupe untuk tahun 2016, ­ Audi menggunakan sistem multimedia canggih pada perangkat di balik kemudi. Audi menamakannya sebagai Audi Virtual Cockpit.

Dengan layar yang cukup lebar dan resolusi warna sebesar 1440×540 pixel Audi TT, pengemudi tidak hanya dapat melihat speedometer, tetapi juga odometer berwarna, telepon, sistem Audi Connect, GPS, tachometer, hingga berbagai icon untuk fungsi keamanan dengan warna yang tajam. Hal ini berkat digunakannya teknologi teranyar dari NVIDIA. Namun, tidak seperti infotainment system yang ada di tengah dashboard, demi keamanan berkendara, Audi tidak menggunakan sistem layar sentuh. Navigasi dan pengaturan sistem dilakukan dari sebuah controller pintar yang ada ada di tengah konsol. Dengan virtual cockpit, pengemudi cukup duduk di depan kemudi. Selanjutnya, virtual cockpit akan aktif dan menampilkan sedikit tips untuk memulai berkendara. Seperti jenis mobil lama, tachometer dan speedometer digital akan menyala.

Selama proses tersebut, antena GPS akan menangkap signal dari satelit dan akan menampilkan posisi mobil dalam layar virtual cokpit. Pengaturan besarnya layar navigasi bisa diatur sehingga menampilkan lokasi yang lebih jelas. tampilan tachometer dan speedometer pun secara otomatis akan mengecil jika tampilan peta membesar. Virtual cokpit ini sudah diujicoba dan siap mendarat di Amerika Serikat musim panas mendatang. Dengan teknologi layar yang canggih dari NVIDIA, proses yang berlangsung di virtual cokpit dapat berjalan cukup cepat. Selain itu, sistem pun dapat di­update dengan mudah, jika ada perubahan peta GPS atau hal lainnya yang menyangkut informasi untuk pengendara. Video tantang virtual cockpit ini bisa disaksikan di alamat http://youtu. be/1bcpAA7NKKE.

Sumber : https://teknorus.com/