Categories
Berita

PERLAMBANG PANJANG UMUR

Di Cina dan berbagai negara Asia, mi dianggap makanan yang bisa disajikan di segala kesempatan. Sebagai sarapan, mi instan dinilai sebagai hidangan paling praktis dan sangat cepat saji. Makan siang bersama semangkuk mi ayam , mi kuah, atau mi goreng juga pilihan yang tepat.

Di saat pesta mi juga selalu hadir karena mi selalu jadi perlambang panjang umur. Ketika ulang tahun, diharapkan kehadiran sajian mi membuat yang berulang tahun berumur panjang. Ketika Tahun Baru, diharapkan mi membawa rezeki yang panjang.

Jangan takut mengolah kepiting di rumah. Meski memasaknya tergolong tricky, tapi bukan tak mungkin Anda sukses menyajikannya bagi keluarga tercinta. Simak paparan Zefri (44), koki sekaligus ahli kepiting yang namanya tak asing dalam dalam mengolah hidangan seafood yang satu ini.

Categories
Berita

Bagaimana Keadaan Keluarga Ketika ditinggal Kerja

Terkait dengan kerja keras, Bapak kan selama ini Sabtu-Minggu tetap kerja. Bagaimana dengan keluarga?

Saya kebetulan disupport keluarga. Istri saya kan studinya di aeronautika juga. Kami dulu sama-sama sekolah di Perancis selama 3 tahun mendalami masalah aeronautika. Istri saya dari informatika dan dulu sama-sama kerja di IPTN. Istri saya cukup mendukung dan sering memberikan ide-ide untuk mengangkat keterpurukan penerbangan Indonesia ke suatu level compliance yang bagus. Jadi keluarga saya bisa memberikan nilai tambah untuk memberikan kemajuan bagi perkembangan dunia penerbangan di Indonesia. Alhamdulillah kepada Allah SWT.

Apa impian bapak yang ingin diwujudkan terkait penerbangan Indonesia? Tentunya saya akan berharap the next step adalah tumbuhnya industri penerbangan seperti yang sudah dirintis PTDI (IPTN dulu) dan Regio- 8 0. Semua akan kami tarik untuk tumbuh bersama-sama. Sehingga perbaikan di dunia pener ba ng a n Indonesia menjadi lebih nyata. Karena kita tahu Indonesia ini negara kepulauan jadi kita harus dihubungkan dari satu tempat ke tempat lain yang paling cepat adalah dengan pesawat terbang. Jadi kita bisa merangkai dan menyatukan Indonesia melalui moda transportasi udara.

Categories
Berita

Modifikasi Honda CB150R StreetFire 2016

Muhammad Zainuddin sepertinya tak menyangka Honda CB150R StreetFire miliknya keluar sebagai pemenang di kelas FFA (Free For All), dalam ajang Honda Modif Contest (HMC) seri Pekanbaru yang berlangsung awal Mei lalu. Dua tahun yang lalu, pria ini mengaku kurang beruntung saat ikut di kelas Racing Style. Kemudian kali ini mencoba berani dengan membuat konsep Steet Fighter. “Awalnya ingin ke turun sport naked, tetapi ada regulasi yang mengharuskan ciri khas Honda tetap ada. Padahal di motor ini sudah tidak ada lagi,” terang M. Zainuddin. Setelah sharing dan berdiskusi dengan rekan satu bengkel, akhirnya diputuskan masuk ke kelas FFA yang notabene memiliki lawan lebih berat. “Dalam hati kecil sempat pesimis, karena FFA kalau dulu gila-gilan,” tambah pria berjanggut ini. Untuk ubahannya, Zainuddin masih mempertahankan sasis depan yang tubular.

Sedangkan rangka belakang dipotong habis dan dibuatkan frame baru dari pipa besi. Selain rangka, swing arm juga ikut dibuat ulang dengan material yang sama. Lanjut ke bodi, tangki dan jok bikin sama sekali baru. Dengan konsep unibodi, satu kesatuan dari depan ke belakang. Dibuat dari pelat galvanis. Untuk mesin tetap dibiarkan standar, Zainuddin hanya memasang knalpot custom dari stainless steel. Dengan ukuran silencer yang pendek, suara yang dihasilkan jadi gahar banget! Oh ya, yang menarik adalah sistem pengabut bahan bakarnya diubah dari injeksi ke karburator. Menurut Zainuddin supaya lebih simpel. Yah kemunduran itu sih namanya! Kaki-kaki, suspensi depan bawaan dilungsurkan dan diganti unit upside down aftermarket. Sedang belakang dipasang sok Nitron dengan per biru yang eye catching. Pelek pakai keluaran V-Rossi yang dipasang pada teromol Kawasaki KLX. Kemudian dibalut karet bundar Zeneos Turino dengan lebar 120/70-17 dan 130/70- 17 di depan dan belakang. Kini ia beserta 8 pemenang dari 8 kelas lainnya akan mewakili Pekanbaru di Grand Final HMC tingkat nasional, yang akan diadakan akhir November mendatang di Jawa Tengah. Bravo Pekanbaru!