Categories
Berita

Mengekspos Material, Merespon Lingkungan Situs Judi

Mengekspos Material, Merespon Lingkungan Situs Judi – Unik, berkarakter, dan kontras. Ungkapan itu yang muncul saat melihat desain rumah milik Hendro yang juga berfungsi sebagai toko di daerah Keprabon, Solo, Jawa Tengah ini. Di antara jajaran ruko berwajah modern dan di-fi nishing dengan cat beragam warna, rumah ini tampil dengan material ekspos tanpa fi nishing. Material bata, beton, dan kayu yang diekspos begitu mendominasi tampilan muka rumah hingga tampak menonjol di antara bangunan lainnya. Adalah Paulus Mintarga seorang lulusan teknik sipil Universitas Sebelas Maret Surakarta yang lebih dikenal sebagai arsitek karena karya-karya arsitekturnya yang luar biasa—yang mendesain bangunan ini. Sama seperti karyakarya Paulus lainnya, karya ini terlahir dari sebuah nilai kejujuran spontanitas dan spontanitas yang jujur.

Penggunaan material ekspos seolah menjadi simbol dari kejujuran dan identitas dari karya Paulus. Lebih Menyukai Material Lokal Penggunaan material lokal yang diekspos ini tak hanya di fasad rumah. Di dalam rumah pun, material ekspos ini terlihat hampir di semua sudut ruang. Walau banyak yang diekspos, tak membuat rumah ini terlihat kuno, tradisional, dan “kotor”. Material ekspos ini tetap tampil modern dan bersih serta sangat cocok diaplikasi di gaya rumah sekarang ini. Hendro sebagai pemilik rumah juga tidak keberatan dengan banyaknya material lokal yang diaplikasi di seantero rumahnya. Dari sebelum membangun, ia sudah mengenal karya Paulus dan mempercayakan seutuhnya kepada sang desainer untuk merancang hunian tempat tinggalnya. Proses mendesain pun terbilang sangat cepat . “Pembicaraan yang terjadi di antara kami ini lebih kepada kebutuhan dan fungsi ruang serta ketersediaan bujet. Selebihnya, pemilik rumah menyerahkan dan mempercayakan seutuhnya ke saya untuk mendesain kan rumahnya,” ucap Paulus. Penggunaan material lokal tak hanya membuat unik tampilan tetapi biaya jadi relatif efi sien dan optimal. Material ekspos juga membuat bujet membangun rumah relatif lebih murah.

Responsif Terhadap Lingkungan

Selain unik, rumah ini dirancang sangat responsif terhadap lingkungan sekitar. Bagi Paulus, merespon lingkungan merupakan hal yang sangat penting karena memiliki banyak manfaat setelah rumah terbangun. Sisi responsif itu terlihat dari bukaan yang lebar yang dirancang di fasad rumah ini sehingga pemilik rumah tidak perlu menyalakan lampu saat siang hari. Walau dirancang dengan bukaan yang lebar, rumah ini tetap adem. Hal ini karena adanya secondary skin pada fasad rumah, yang mengurangi intensitas cahaya matahari yang masuk. Kenyamanan rumah ini juga tercipta berkat sirkulasi udara yang sangat baik. Udara dapat keluar masuk dengan bebas melalui dinding kisi-kisi yang diletakkan sejajar dengan tangga.

Bahkan dinding kisikini ini dibuat setinggi bangunan. “Dengan mengoptimalkan bukaan di semua ruang membuat bangunan jadi ramah lingkungan dan relatif menghemat penggunaan energi cahaya dan pendingin buatan, khususnya di siang hari,” ucap Paulus yang menyelesaikan pembangunan rumah ini termasuk interiornya selama 15 bulan dengan ritme dan kecepatan yang normal. Bagi Paulus, segala aspek yang ingin dicapai ini dirasa berjalan dengan baik dan optimal karena letak lahan berada di sudut pertemuan antara jalan utama dengan gang. Hal ini membantu dan memudahkan ia dalam mengatur bukaan, baik untuk ventilasi udara maupun cahaya. Semua ruang pun jadi terang di kala siang dan adem di sepanjang hari.

Menciptakan Lingkungan Baru

Bukan hanya material ekspos yang membuat rumah ini jadi menarik. Masuk ke dalam bangunan, Anda akan melihat ruang-ruang yang sangat nyaman dan cantik. Furnitur-furnitur yang mengisi ruangnya pun sangat menyatu dengan konsep bangunan secara keseluruhan. “Interior rumah dirancang dengan konsep custom dan built-in. Furnitur custom membuat tampilan perabot jadi lebih proporsional di dalam ruang dan menyatu dengan konsep bangunan. Sementara konsep built-in membuat ruang lebih hemat tempat,” ucap Paulus.

Melangkah ke lantai atas, ada taman atap. Hijaunya tanaman bunga, rumput, dan tanaman sayur, ditambah elemen hardscape, seperti hamparan batu alam dan lantai kayu, membuat taman atap ini tampil sangat cantik. Berada di taman ini, berasa di dunia tersendiri yang kondisinya sangat jauh dengan keadaan lingkungan sekitar. Bahkan, hadirnya kisi-kisi kayu yang terlihat sebagai elemen hardscape yang makin mempermanis tampilan taman atap ini. Pemilik rumah pun dapat duduk bersantai di area ini sambil minum teh di kala sore hari. Kulit bangunan berupa material ekspos, furnitur, dan taman atap ini adalah buah dari kreativitas Paulus dalam mengolah bentukan bangunan dan material. Menarik, kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *