Categories
Resep

Roti Bakar Merah Aroma Stroberi ala Cafe Instagramable di Jakarta

Roti Bakar Merah Aroma Stroberi ala Cafe Instagramable di Jakarta – Roti yang digunakan di kedai roti bakar Ddoyan sungguh unik. Tak berwarna putih seperti roti tawar pada umumnya, melainkan berwarna merah. Kata sang pemilik Ddoyan, Khulafaur Rasyidin (28), warna merahnya berasal dari penggunaan buah stroberi. “Awalnya terpikir membuat roti warna-warni, tapi saya maunya dibuat dengan menggunakan pewarna alami,” ujar Khulafaur atau kerap disapa Ochi.

Dalam proses pembuatan rotinya, Ochi dibantu kerabatnya yang memang pengusaha pastry. Uji coba pembuatan roti stroberi tak butuh waktu lama, hanya 3 kali percobaan langsung berhasil. Menurutnya, kesulitannya terletak pada tingkat keempukan rotinya. “Semakin empuk roti, semakin berongga. Idealnya roti Bandung, kan, agak padat,” jelas Ochi yang memulai usaha sejak Agustus 2017. Di samping soal warna, ternyata penggunaan stroberi memberi aroma tersendiri pada rotinya. Begitu roti bakar disantap, Sajiers bisa mencium aroma buah yang segar.

Selain roti merah, Ochi juga menyediakan 2 roti lain, yakni putih original dan hijau dengan daun suji. Varian rasa yang tersedia, ada milk and cheese, Ovomaltine, almond lovers, hingga red velvet. Harganya Rp 14 ribu-Rp 30 ribu, isi 6 potong roti bakar per porsi. Ddoyan juga menyediakan 10 toping tambahan, seperti Oreo, meises, kacang almon, keju, es krim, hingga mozzarella. “Tinggal tambah Rp 3 ribu-Rp 12 ribu per toping,” sambung Ochi yang rata rata menjual 10-20 porsi roti bakar.

Roti Bakar Ala Thailand

Seringnya berlibur ke Thailand, membuahkan inspirasi usaha bagi Amanda Sydney (20). Di Negeri Gajah Putih itu ia menemukan roti bakar yang enak dan selalu ramai pembeli. “Dari situlah saya terinspirasi menghadirkan roti bakar ala Thailand di Indonesia. Saya coba buat se-otentik mungkin,” katanya. Ia memilih menggunakan jenis roti bantal. Satu per satu, roti disobek dan kedua sisinya diolesi mentega sebelum dipanggang.

Selanjutnya, bagian atas roti disemprotkan selai manis beraneka rasa. Ada 6 varian selai yang ditawarkan, yakni srikaya, cokelat, nanas, susu, thai tea, dan gula halus (original). “Semua bahan, baik roti dan selainya homemade,” ucap Amanda, seraya mengatakan Bun & Go mulai beroperasi sejak September lalu. Diakuinya pula, cara pengolahan selainya masih tradisional. “Seperti selai srikaya, dimasak lama dan harus terus diaduk, hingga 5 jam,” ungkapnya. Roti bakar ala Thailand ini dipasarkan dalam 2 jenis boks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *